Google mempunyai perangkat yang canggih untuk mengetahui aktivitas klik tidak sah. Namun, objektifkah perangkat tersebut? tentu banyak yang mempertanyakan akan hal ini, apalagi kadang Google secara sepihak menon-aktifkan google adsense, walaupun ada layanan banding, belum tentu banding pemilik akun adsense akan diterima, apalagi bagi pemilik adsense pemula, yang tentunya kesulitan mengisi form bukti-bukti yang menunjukkan aktivitas tidak sah bukan dari pemilik akun adsense itu.
Untuk mengetahui aktivitas klik iklan pada website yang bekerjasama denga google, Google mempunyai cara yang secara garis besar dibagi menjadi 2 proses, yaitu Proaktif dan Reaktif. untuk lebih jelasnya mengenai hal ini, baca juga artikel berikut:
Namun sekali lagi, objektifkah perangkat itu? Jawabannya tentu sebuah mesin tidak bisa bersikap subjektif, berarti kerja mesin akan objektif. Itu mesin, kalau analisis offline yang dilakukan tenaga manusia? kemungkinan untuk subjektif juga kecil karena didasari oleh hasil penyaringan mesin terlebih dahulu.
Walau begitu, seperti yang dikatakan Google sendiri, beberapa aktifitas klik tidak sah berhasil lolos. Ada juga aktifitas klik sah yang justru gak lolos, karena diakui Google sendiri belum ada bukti ilmiah yang bisa mengetahui maksud klik itu sendiri.
Dari kalimat diatas, bisa diketahui bahwasanya memiliki akun adsense mungkin seperti seseorang minum obat. Satu sisi ada manfaat, cuma kadang kalau tidak cocok, atau kurang cocok, akan timbul juga efek samping.Yang kadang terpaksa harus dihentikan minum obat itu, kalau adsense ya berarti akunnya harus ditutup, dengan alasan untuk melindungi pengiklan.
Jadi intinya, bagi seorang blogger yang sudah disetujui akun adsense-nya, perlu dijaga. Patuhi semua pedoman Adsense dan Webmaster, dan masalah nanti akhirnya akun ditutup oleh google, apalagi dengan keterangan dari Google :"Aktivitas klik yang tidak sah" kita serahkan saja keputusan itu pada Google.
ADS HERE !!!