 |
| Gambar Ilustrasi Google Adsense |
Saat seseorang mendaftar adsense lewat youtube dan diseutujui, biasanya di samping nama akun akan ada tulisan warna merah
'Hosted Account' begitu pula saat mendaftarkan akun adsense kita lewat blogger.
Jadi apa sih sebenarnya akun 'hosted' itu, dan apakah ada akun lain selain 'hosted?
Akun 'hosted', yang kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artiya 'tuan rumah'/'inang' adalah akun yang dimiliki google namun dikelola oleh 'mitra google' yang disetujui. Sementara akun 'non hosted' adalah akun yang sepenuhnya disetujui oleh Google (full approve)
Dari segi penghasilan, akun 'non hosted' tentu lebih menjanjikan, alias mendapat penghasilan 100% karena seluruh biaya 'hosted' dibebankan kepada 'publisher' itu sendiri. Sementara akun 'hosted' penghasilannya dibagi dua antara 'publisher' dan Google. Bagian 'publisher' 68%, sementara bagian Google 32%.
Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan akun Google Adsense 'hosted' dan 'non hosted'
Akun Google Adsense 'Hosted'
- Akun hanya bisa dipasang pada youtube dan website dengan subdomain blogspot.com dan tidak bisa dipasang pada Domain Tingkat Tinggi (Top Level Domain/TLD) seperti .com, .co.id, .net, dll
- Bila akun 'hosted' dipasang pada websites TLD, maka iklan tidak akan muncul
- Iklan pada satu akun 'hosted' bisa dipasang di banyak websites (blogspot.com)
- Pendaftaran akun 'hosted' paling mudah dan cepat di 'approve', terutama bila didaftarkan lewat youtube
- Akun 'hosted' ini tidak mudah kena banned Google
Akun Google Adsense 'non hosted'/'Full Approve'
- Akun ini bisa dipasang disemua website termasuk website TLD, namun akun ini tidak bisa dipasang di wordpress
- Satu akun cuma bisa dipakai untuk satu websites
- Akun ini sensitif terhadap kebijakan program adsense. Sehingga sekecil apapun kesalahan, kemungkinan akun ini kena 'banned' sangat besar
- Untuk mendapatkan akun ini sangat susah dan kadang butuh waktu lama untuk disetujui (Approve), terutama bila didaftarkan lewat subdomain (blogspot.com). Namun, bila didaftarkan lewat websites TLD, kemungkinan diterimanya lebih besar. Karena websites TLD dianggap Google lebih profesional daripada website dengan subdomain.
- Dari segi penghasilan lebih menjanjikan karena 100% milik publisher dan penggunaan fitur lain dalam google adsense pun akun ini memiliki kendali penuh.
Nah itulah perbedaan akun google adsense 'hosted' dan 'non hosted'. bila ada pertanyaan atau sesuatu yang mau didiskusikan, silakan kirim lewat komentar
ADS HERE !!!