Ilmu membaca wajah atau Fisiognomy merupakan ilmu kuno yang sudah ada sejak 2700 tahun lalu. Ilmu ini sama tuanya dengan Palmistry yaitu ilmu membaca gari tangan. Baik Fisiognomi maupun Palmistry, keduanya bisa dipakai secara cepat untuk menilai karakter dan kepribadian dasar seseorang tanpa harus melalui serangkain uji psikologis/psikotes.
Kemampuan dan karakteristik awal yang kita warisi adalah salah satu kekuatan yang mengendalikan hidup kita. Asuhan awal dan pengalaman hidup membentuk kepribadian kita. Selepas masa kanak-kanak, tentu saja kita masih bisa mengubah sikap, perilaku dan kegiatan dengan keinginan dan pilihan sadar.
Meskipun kita sudah mewarisi ciri fisik dan watak kepribadian tertentu, kita bisa memilih untuk mengendalikan perilaku dan dampak yang muncul dari watak tersebut terhadap orang lain disekitar kita. Begitu watak tersebut dikenali, kita bisa secara sadar memilih untuk menekan dorongan dasar bila hail itu tidak tepat.
Berikut cara membaca karakter dan kepribadian secara cepat.
WAJAH ASIMETRIS
Orang yang memiliki wajah asimetris dan semakin nyata perbedaan antara dua sisi wajah akan semakin mudah berubah suasana hatinya. Orang dengan wajah asimetris bisa memiliki ketertarikan dan awalnya antusia akan suatu hal tetapi di saat selanjutnya tiba tiba mereka tidak yakin dengan diri sendiri, pesimis bahkan bisa sampai depresi.
==> Kepribadian orang dengan wajah asimtetris lebih cenderung bipolar
RAMBUT
Tekstur rambut menentukan seberapa sensitif seseorang terhadap bunyi, sentuhan, cita rasa dan perasaan. Semakin halus rambut seseorang, semakin besar kepekaannya dan semakin kasar rambut seseorang, semakin banyak waktu yang dibutuhkannya untuk menjadi peka dalam sebuah situasi.
Orang yang memiliki rambut halus sangat sensitif. Perasaan mereka mudah terlka dan mereka sangat peka terhadap suara keras apalagi kasar. Mereka bisa memendam rasa terluka selama berhari-hari terutama mereka yang selain memiliki rambut halus juga jarak antara mata berdekatan.
Individu yang memiliki rambut halus lebih memperimbangkan kualitas ketimbang kuantitas. Orang yang berambut kasar mungkin akan terlihat kurang sensitif. Dibutuhkan banyak waktu untuk mereka menjadi peka terhadap situasi. Mereka memiliki perasaan tapi perasaan mereka tidak muncul kepermukaan secepat orang-orang dengan rambut halus. Dibutuhkan lebih banyak stimulus untuk memancing tanggapan dari mereka. Secara umum, individu dengan rambut kasar juga kurang sensitif terhadap rasa sakit
SELAPUT PELANGI MATA
Bagi sebagian besar kita, mata merupakan hal pertama yang kita lihat ketika bertemu dengan seseorang. Mata mengirimkan banyak pesan. Orang-orang dengan mata berbinar lebih mudah didekati, mereka terlihat lebih bersahabat. Individu dengan tatapan dingin dan menghujam terkesan mengawasi kita.
Selaput pelangi mata, yaitu perbandingan lebar sklera (bagian putih bola mata) dengan kornea (bulatan berwarna di mata) bisa dipakai untuk menilai ekspresi emosional seseorang. Seseorang dengan selaput pelangi yang lebar menunjukkan ekspresi emosional yang tinggi, sedangkan selaput pelangi yang kecil menunjukkan ekspresi emosional rendah.
................BERSAMBUNG BAGIAN 2