Seperti buah-buahan dan sayuran lainnya, tomat mengandung vitamin dan juga antioksidan yang menyehatkan tubuh.
Buah tomat mengandung vitamin A, C, K, folat dan kalium. Selain itu tomat mengandung sodium, lemak jenuh, kolesterol dan kalori yang rendah. Juga memiliki kandungan mineral yang baik seperti thiamin, niacin, vitamin B6, magnesium, FOSFOR dan tembaga. Tomat juga mengandung empat jenis karotenoid utama yaitu alpha, betakaroten, lutein, dan lycopene. Secara khusus, tomat mengandung jumlah yang mengagumkan dari lycopene yang diperkirakan memiliki manfaat antioksidan yang paling tinggi dari semua karotenoid.
Menurut sebuah studi dari Ohio State University, tomat yang dikonsumsi bersama dengan lemak sehat, seperti yang terdapat pada manfaat alpukat atau manfaat minyak zaitun, dapat membantu penyerapan phytochemical karotenoid pada tubuh hingga meningkat 2 sampai 15 kali. Semua ini merupakan nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan tubuh yang baik.

Sejumlah penelitian telah membuktikan, kandungan likopen pada tomat dapat meningkatkan jumlah sperma hingga 70 persen.
Likopen adalah senyawa yang membuat tomat berwarna merah dan sebagai antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas di tubuh.
Sejumlah peneliti melakukan studi apakah likopen bisa mencegah kerusakan DNA sperma.
Secara keseluruhan, para peneliti ingin melihat apakah konsumsi tomat mampu meningkatkan kualitas sperma.
Penelitian dibagi dua kelompok, di mana salah satu kelompok akan diberikan suplemen likopen untuk jangka waktu tertentu, sedangkan kelompok lainnya tidak diberikan.
Dari hasil penelitian sementara terlihat adanya hubungan antara likopen dan kualitas sperma.
Dengan begitu, laki-laki akan memiliki alasan untuk makan lebih dari satu tomat per hari secara teratur.
Ahli kesehatan reproduksi pria di London profesor Roger Kirby, sebelumnya juga telah lama merekomendasikan penggunaan likopen itu untuk meningkatkan kualitas sperma.
Sementara para peneliti dari Universitas Sheffield juga tengah mengembangkan pil tomat untuk meningkatkan kesuburan pria.
Harapannya, pemberian pil tomat dapat membantu pasangan yang mengalami infertilitas atau ketidaksuburan.
Sejumlah penelitian lainnya juga menemukan likopen dapat memperlambat perkembangan kanker prostat dan memperlambat pembesaran prostat. Hal ini diduga karena kandungan antioksidan yang tinggi dari likopen itu sendiri.
Jadi, Mari konsumsi buah-buahan, termasuk tomat, untuk membantu menjaga kesehatan kita.