Acne Vulgaris atau yang biasa disebut jerawat terbagi menjadi 2, yaitu: Acne non inflamasi dan acne Inflamatory.
Acne non Inflamasi biasanya ditandai dengan adanya komedo, baik yang terbuka, biasa disebut komedo putih maupun komedo tertutup, atau biasa disebut komedo hitam.Sedang acne inflamasi biasanya ditandai dengan adanya papula, pustula dan nodul. Jerawat meradang/acne inflamasi biasanya disertai dengan infeksi.
Secara epidemiologi, jerawat menyerang 85% anak muda, dan bisanya terjadi pada umur umur pubertas, 10-17 tahun untuk wanita dan 14-19 tahun untuk pria. Namub, pada bwberapa kasus, jerawat timbul pertama kali pada umur 25 tahun.Biasanya jerawat lebih parah pada laki laki daripada perempuan. Dan secara ras, insidensinya lebih rendah di asia dan afrika daripada di eropa maupub amerika.
Pathogenesis
Kata kunci untuk kasus jerawat adalah Follikular keratinization, androgens dan Propionibacterium acnes.
Timbulnya komedo disebabkan oleh ketatenisasi pada pilosebaceus, dimana keratin semakin menebal dan mengakibatkan tersumbatnya sekresi sebum. Timbunab kerarin pada pori2 nilah yang diswbut komedo.
Faktor yang ikut berkontribusi terhadap timbulnya jerawat adalah minyak acnegenic, beberapa obat2an yang mengandung lithium, hydantoin, isoniazid, glukokortikoid, kontrasepsi oral, iodida, bromides dan androgen.
Faktor lain yang berperab memperparah jerawat adalah stress emosi dan juga presure atau memencet jerawat itu sendiri.
Yang pwrlu dicatat disini adalah, jerawat tidak diaebabkan oleh cokelat, makanan berminyak, ataupun makanan lainnya.
Jenis Jerawat yang khas
Acne conglobata
Acne Fulminan
SAPHO Syndrome
PAPA Syndrome
Tropical acne
Acne dengan edema muka
Acne pada wanita dewasa
Recalcitrant acne
Acne excoriee
Neonatal Acne
Occupational acne
Chloracn
Acne cosmetica
Pomade acne
Acne mechanica
Kondisi yang menyerupai acne
Steroid acne
Drug induced acne
Acne aestivalis
Gram negative follikulitis
Diagnosis dan Differential Diagnosis
Diagnosis pasti untuk semua jenis jerawat ditandai dengan adanya komedo. Karena komedo tidak terdapat pada kondisi yang menyerupai acne seperti tersebut diatas, atau kondisi sepwrti dibawah ini.
MUKA: S. Aureus folliculitis, pseudofolliculitis barbae, rosacea, perioral dermatitis
BADAN: Malassezia folliculitis, 'hot tub' pseudomonas follikulitis, S. Auerius folliculitis, dan Kondisi yang menyerupai acne seperti teraebut diatas.
Terapi Jerawat
Pengobatan jerawat dikelompokkan berdasarkan tingkat keparahan jerawat itu sendiri.
Tujuan terapi jerawat adalah untuk menghilangkan komedo, mengurangi produksi sebum dan menghilangkaninfeksi bakteri.
Jerawat ringan
Antibiotik topical seperti clindamisin dan eritromisin
Gel benzoil peroxida (2%,5%,10%)
Retinoid topical ( tretinoin, adapalene) bisa dalam bentuk krim, gel atai liquid 0,01%, 0,025%,
Jerawat Sedang
Terapi diatas ditambah antibiotik oral, mminociclin 50-100mg 2kali sehari atau doksisiklin 50-100mg 2 kali sehari. Pemakaian antibiotik oral diturunkan perlahan seauai denganpenurunan beratnya jerawat
Jerawat berat
Pngobatan topical ditambah dengan isoteteionin oral untuk jerawat kista atau jerawat konglobata