Bismillahirrahmanirrahiim
"Innamal a'maalu binniyati..." Sesungguhnya Semua Amal Tergantung Niatnya..."
Itu adalah cuplikan dari hadits Arbain Nawawi ke-1: Setiap amal tergantung niatnya. Sementara terjemahan Hadits ini secara lengkapnya adalah sebagai berikut :
Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al Khathab radhiyallahu'anhu, beliau berkata : "Aku mendengar Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya itu karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya".
Menurut Imam Ahmad dan Imam Syafi'i, Hadits tentang niat ini mencangkup sepertiga ilmu, begitu pula kata Imam Baihaqi. Hal ini dikarenakan perbuatan manusia terdiri dari niat didalam hati, udapan dan tindakan. Sedangkan niat adalah satu bagian dari tiga bagian itu.
Para ulama gemar memulai karangannya dengan mengutip hadits ini, salah satunya adalah Imam Bukhari. Abdurrahman bin Mahdi berkata : "bagi setiap penulis buku hendaknya memulai tulisan dengan hadits ini, untuk mengingatkan para pembacanya agar meluruskan niatnya."
Pada kalimat : "Segala amal tergantung niatnya". yang dimaksud amal disini adalah semua amal yang dibenarkan syariat, sehingga setiap amal yang dibenarkan syariat tanpa niat maka tidak berarti apa-apa. Dengan kata lain, amal tidak sah bila tidak ada niat sebelumnya, atau bisa juga maksdnya amal kurang sempurna bila tidak ada niat sebelumnya.
Hadits ini keluar karena adanya seorang lelaki yang ikut hijrah dari Makkah ke Madinah dengan tujuan untuk mengawini seorang wanita bernama Ummu Qais. Bukan karena mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya, hingga lelaki itu dijuluki Muhajjir Ummu Qois.
Sob...pentingnya niat dalam sebuah amal/perbuatan sama pentingnya dengan penulisan alamat dalam sebuah surat. Surat akan diantar sesuai dengan alamat yang dicantumkannya, begitu pula amal juga akan disampaikan menurut apa yang diniatkannya. Karenanya, luruskan niat sebelum melakukan amal, agar amal kita tidak sia-sia. Jangan beramal karena makhluk/manusia, karena kita juga tidak akan dapat apa-apa dari mereka, tapi niatkanlah semua amal karena Allah, karena pasti Allah SWT akan menerima dan memberi balasan setiap amalan yang ditujukan kepada-Nya.
ADS HERE !!!